heru cokro tunjung seto

Senin, 17 Januari 2011

ANAK SHALEH ......

oleh Heru Hsb pada 18 Januari 2011 jam 7:05
Assalamu’alakum wr wb.
Audzubillahhiminassyaitonnirrojim....Bismillahirrohmannirrohim......
Sebaik baik apa yang ditinggalkan manusia sesudah matinya, ada tiga macam : anak sholeh yang mendoakan nya, sedekah yang mengalir yang pahalanya sampai kepadanya, dan ilmu yang bermanfaat setelah dia tiada. ( Hadist Riwayat Abu Qotadah ).
Itulah hadist yang selau dipakai untuk mengingatkan kita tentang apa yang harus kita perbuat sebelum mati….ada tiga kriteria yang di tekankan :Sedekah Ilmu yang bermanfaat sangat jelas juga ayat nya (QS. 88.21-22, 6:69, 2:119, 28:56, 50:45, 73:11, 2:256), tapi bagaimana dengan anak shaleh ? ?jelas hukum dan ayat nya( QS.51.19, 58:12, 9:99 ,2,215, 107.1-7).
Kadang, aku suka bingung dengan kriteria anak shaleh itu ? apakah anak shaleh hanya berlaku untuk anak kandung? Bagaimana dengan temanku yang tidak dikaruniai anak, bagaimana dengan saudaraku yang hanya punya anak asuh, Apa ya iya,mereka nanti saat mati tidak ada yang mendoakan karena hanya anak yang shaleh saja yang doanya nyampe di akhirat.….kasihan banget ya mereka….tapi kalu kita pakai akal ,masak Allah nggak mikirin mereka sedikit pun ? Allah nggak adil banget dong…?
Siapa sih anak sholeh itu ? ternyata anak yang selalu mendoakan orang tua, selalu berbuat baik dan tidak pernah membantah dan membentak, selalu memperlakukandengan rendah hati dan penuh kasih sayang(QS.17.23-24. Dan Tuhanmu Telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia 17.24. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua Telah mendidik Aku waktu kecil".
QS.31.14-15. Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya Telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, Hanya kepada-Kulah kembalimu. 31.15. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, Kemudian Hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang Telah kamu kerjakan.
QS.46.15-16. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia Telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah Aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang Telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya Aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya Aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang berserah diri". 46.16. Mereka Itulah orang-orang yang kami terima dari mereka amal yang baik yang Telah mereka kerjakan dan kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang Telah dijanjikan kepada mereka).
Lho…..koq nggak ada kalimat orang tua kandung atau anak kandung ya……Mosok ALLAH LUPA? Nggak mungkin banget lah yaw, tapi kenyataan nya tidak ada spesifikasi, berarti bisa orang tua kandung, orang tua asuh atau orang tua yang ditua kan (QS.2.233. Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi makan dan Pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan Karena anaknya dan seorang ayah Karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, Maka tidak ada dosa atas keduanya. dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, Maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. bertakwalah kamu kepada Allah dan Ketahuilah bahwa Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.
QS.4.2. Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar.
QS.4.9. Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.)
…Tapi lagi, apakah semua hubungan tersebut selalu bisa menumbuhkan anak shaleh ? Belum tentu juga khan ?Ternyata anak yang shaleh adalah Anak yang terikat akan keimanan dan perbuatan dengan mereka para pendahulunya,para leluhurnya atau karuhun nya (QS.,52.21. Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.
QS.4.69. Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya.).
Makanya , Allah selalu memanggilnya dengan anak anak Adam, biar nggak kusut cari silsilah dan urutan nya (QS.7.27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia Telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya kami Telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
QS.7.31. Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan[535]. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.
QS.7.35. Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, Maka barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.).
Berarti Allah bener bener SANG MAHA ADIL, bener bener SANG MAHA BIJAKSANA, dan juga bener bener SANG MAHA PENCIPTA SEGALANYA….Allah konsekuen dan komitment dengan segala yang telah diciptakan Nya….jadi ingat lagu ‘kau yang memulai ,kau yang mengakhiri..kau yang berjanji kau yang menepati …..(ini yang bener, bukan yang mengingkari,masak ALLAH ingkar dengan janjinya sendiri ..)…Kata sahabat ku yang di jogja COCOK DAN SEDAP LAH. Bergembira dan berbahagia lah wahai para sahabat ku yang belum atau tidak dikarunia anak, kalian semua tetep dapat doa koq….makanya pelihara lah anak yatim dan anak miskin sebanyak banyak nya hanya untuk mencari Ridho Allah…biar semua mengalir sesuai dengan apa yang di kehendaki Nya, bagi yang dikaruniai anak dalam jumlah yang banyak, bimbing dan dampingi mereka agar selalu sama dalam perbuatan dan pekerjaan ILLAHIYAH, sehingga nanti bisa dipertemukan dalam doa dan suasana Damai di dekapan Nya, dan bagi mereka yang dikarunia anak dalam jumlah yang sedikit,peliharalah hubungan silaturahmi dan peliharalah hubungan dengan orang lain,( QS.4.1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu.
QS.8.1. Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman.") agar diantara kita saling mendoakan…..Amiiin…DAHSYAT YA ALQUR’AN…
Untuk Mutiara mutiaraku di seluruh persada nusantara dan diluar Indonesia, jadilah WADAH CAHAYA ALLAH DI MUKA BUMI ini, Jadilah generasi PENERUS PERJUANGAN PARA NABI, dan berlomba lombalah dalam menebarkan Energi KASIH SAYANG dengan cara ‘ Memberi dan selalu Memberi’ kepada sesama mu, agar SANG MAHA DZAT KASIH SAYANG selalu mendekapmu dalam RAHMAN DAN RAHIM-NYA sampai akhir zaman….amiiin. I LOVE YOU NAK…..I LOVE YOU SO MUCH….I LOVE YOU FOREVER…..Barakallah….
Heru – Hsb, Selasa,18 Januari 2011.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda