heru cokro tunjung seto

Rabu, 14 November 2012

SEPARUH AKU.....DIRIMU



AudzuBillāhi Mina AshShayţāni Ar-Rajīmi - Bismi Allāhi Ar-Raĥmāni Ar-Raĥīmi
Aku memohon perlindungan pada Allah dari bisikan,
godaan dan kedatangan iblis dari depan, kiri, kanan, belakang,
di dalam hati dan di dalam pikiranku.
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

SEPARUH AKU ...DIRIMU
Dengar laraku
Suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku dirimu

 Separuh aku..dirimu, lagu terbaru dari Ariel eks Peterpan (NOAH),sekarang ini benar benar mengguncang blantika musik Indonesia, apalagi ditambah dengan kerinduan sosok Ariel ( bukan area saya membahas tentang masa lalu nya ) yang menyanyikan lagu nya dengan ekspressi ‘genit’ nya.Semua bernyanyi ...menghayati, atau berusaha menghayati atau apa pun itu, harus kita akui pesona Ariel masih belum lekang ditelan waktu.

                Yang muncul dibenak, apakah benar separuh dari diri kita adalah seorang yang kita cintai... apakah benar bahwa Garwo itu siGARaning nyoWo (separuh nyawa)...sampai sedemikian pentingkah posisi itu, sehingga kalau ‘yang kita cintai ‘ itu pergi akan berdampak ‘ separuh jiwa ku pergi’ atau ‘separuh nafasku berhenti’...dan  dunia serasa kiamaaat...... 

 “ Ainun....aku tidak bisa jauh dari mu walau sedetik pun, aku tidak bisa hidup tanpa mu, ”  ungkap Pak Habibie mantan Presiden yang menumpahkan cinta dan kerinduannya melaui tulisan “Buku ini saya tulis bukan untuk dibaca. Buku ini saya tulis supaya saya keluar dari masalah yang saya hadapi. Saya hampir hanyut dan tenggelam di dalam kesedihan (atas meninggalnya istri). "Sebab, saya terlalu sedih karena kehilangan separo jiwa saya. 
Mungkin orang tidak tahu kalau seminggu setelah Ibu Ainun tidak ada, saya terbangun malam-malam. Tengah malam saya menangis. Nggak pakai sepatu, saya cari, di mana istri saya," kisahnya. "Saya tulis buku ini untuk keluar dari kesedihan," sambungnya.  Tapi apakah cinta mereka akan dipersatukan lagi oleh Allah di episode kehidupan berikutnya ? Waallahu alam bissowab...Yang pasti, sampai sekarang Bapak Habibie masih bisa beraktifitas,walau tanpa bu Ainun secara fisik ada disamping nya.

Sementara sahabat saya yang di kota Padang, kehilangan satu satu nya putra tercinta,yang terlalu amat sempurna untuk anak seusia dia (M. Ridho Rabbani .... Anak yang hidupnya selalu berbakti sama orang tua nya, selalu berbuat baik,  menjadi pemimpin dan teladan  anak seusia nya,juara matematika, juara robot, hafiz Qur’an, sudah mampu menyampaikan pemahaman Al Qur’an melalui lisan dan perbuatan, pelajar teladan, sudah diberi amanah untuk mengelola musholla dan seabreg kebaikan yang tidak akan ada habisnya. SEMOGA GUSTI ALLAH SUDAH  MEMPERTEMUKAN MU DENGAN TEAM YANG BARU DI EPISODE  KEHIDUPAN SELANJUTNYA...MISS YOU SO MUCH NAK...). .

Beliau luluh lantak melihat kondisi putra tersayang nya. Segala usaha diperjuangkan, segala doa dipanjatkan untuk kesembuhan anak nya, beliau yakinkan dirinya dan jiwa si anak bahwa ini adalah ujian yang diberikan oleh Allah untuk keimanan, ketaqwaan dan ke tauhid an nya. Di puncak ‘ngotot’ nya kepada Allah, muncul suara hati yang berkata “Bud, sebenarnya Tuhan nya itu kamu atau AKU...dia itu milikmu atau milik-Ku, kalau AKU mau mengambil dia, kamu bisa apa”...Juedeeer..deer..tersungkur lunglai  tubuh sang ayah sambil mendekap erat tubuh anaknya dengan memohon ampun atas ke’syirik’an yang selama ini terjadi dan tanpa disadari dengan menuhankan anak, walaupun tetap menyembah Allah..

Dari dua cerita nyata tersebut diatas, apakah bisa kita pastikan bahwa separuh jiwa yang dicintai pak Habibie pasti ibu Ainun, dan separuh nyawa sahabat Padang yang disayangi pasti Ridho ?  Terus dimanakah posisi orang tua ?  atau bahkan diposisi manakah ALLAH kita..

                Terkadang kita tidak bisa membedakan apa yang dimaksud dengan ‘cinta’ dan ‘ kasih sayang’. Kenapa muncul hari KASIH SAYANG , bukan hari CINTA.dan kenapa Allah melarang kita untuk mencintai segala sesuatu dengan berlebihan.

Surat 16:96, “Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal”. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

                Apa saja yang ada di langit dan bumi, semua nya...termasuk harta, keluarga , anak dan isteri itu tidak akan abadi menjadi milik kita. Semakin kita mencintai sesuatu, maka semakin banyak kita menaruh harapan dan kalau harapan itu tidak terpenuhi akan semakin sakit dibuat nya, apalagi saat ditinggalkannya.

QS. 3:14-15, Dijadikan indah pada (pandangan) manusia “kecintaan” pada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (surga). Katakanlah:”Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?”. Untuk orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) pasangan-pasangan yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

QS. 9:24, Katakanlah:”Jika bapak-bapak, anak anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu “cintai” dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

QS.  89:15-20, Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata:”Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata:”Tuhanku menghinakanku”. Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil) dan kamu “mencintai” harta benda dengan” kecintaan” yang berlebihan.

Kalau kita amati dari 3 firman tersebut diatas , perintah Allah adalah dilarang ‘mencintai’ untuk semua nya. Kenapa perintah Nya bukan “janganlah menyayangi” ?  Allah punya kehendak apa, kenapa sampai sekarang  banyak manusia  yang  belum dipahamkan perbedaan  antara cinta dan kasih sayang.
Apa itu cinta ?

Berdasarkan difinisi manusia : cinta adalah given dr Allah, yang hadirnya tanpa kita sadari, smooth dan buta. Cinta itu selalu mempunyai harapan untuk saling memberi dan menerima,saling memiliki dan saling berjanji sehidup semati, selalu berusaha membahagiakan dengan cara apa pun (walau kadang menyiksa dan tidak masuk akal),selalu berusaha memenuhi semua keinginan nya, karena ketakutan untuk dijauhi apalagi ditinggalkan, melebihi takutnya kepada Allah SWT ....(sinetrondotcom).

Kenapa Allah melarang untuk mencintai semua nya,Kenapa Allah menyuruh  HANYA mencintai Allah ? karena Allah terlalu amat sayang sama kita, karena Allah tidak ingin menyiksa hambaNya dan membuatnya menjadi kafir, tidak dzolim dan tidak disiksa.

QS. 9:055 Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir.

QS. 2:165, Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya  sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Alah amat berat siksaan-Nya (nicaya mereka menyesal)

Sifat Rahman dan Rahim inilah yang dikonotasikan oleh manusia bahwa Allah Maha Pencemburu, Maha Egois dan Maha Karde ( Sak karepe Dewe / Semau Gue) dengan cara menciptakan satu hati , yang hanya memuat satu cinta, CINTA KEPADA ALLAH SWT.

Bagaimana dengan Kasih sayang? Allah sendiri telah menetapkan atas diri-Nya Kasih Sayang

QS. 6:012 Katakanlah: "Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi." Katakanlah: "Kepunyaan Allah." Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang . Dia sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang meragukan dirinya mereka itu tidak beriman .

QS. 19:096 Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah  akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

Kasih sayang adalah salah satu sifat dari Allah yang diijinkan untuk dipakai oleh manusia. Tetapi Allah ‘hanya’ memilih dan menunjuk orang yang beriman dan beramal shaleh yang bisa menebarkan rasa kasih sayang. Berarti hanya segelintir manusia saja yang bisa berkasih sayang dengan ciri “ memberi dan selalu memberi”, tidak pernah berharap apapun kecuali Ridho Allah, manusia yang tidak pernah berhitung dan memperhitungkan perbuatan baik nya, bekerja dan selalu bekerja sampai akhir zaman.

Makanya Allah memperintahkan kita untuk tidak mencintai apa yang ada di langit dan di bumi, tetapi dengan menyebarkan kasih sayang kepada manusia dan alam semesta.

QS. 4:1, Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namanya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan “silaturrahim (kasih sayang)”. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. 

QS.30:21, Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa “kasih dan sayang”. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

QS. 21:107, Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat (kasih sayang) bagi semesta alam.

Bagaimana cara mencintai Allah ?Mencintai Allah bukanlah dengan menyebut-nyebut namanya setiap saat, karena Allah tidak membutuhkan apapun dari kita (QS. 35:15 Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dia-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.

Mencintai Allah adalah dengan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun (baik memperkutukan milik-Nya, mempersekutukan pengabdian kepada-Nya, mempersekutukan aturan-Nya, mempersekutukan-Nya dengan syaithan dan mempersekutukan-Nya dengan makhluk-Nya) selama Allah ada

QS. 16:051 Allah berfirman: "Janganlah kamu menyembah dua tuhan; sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa, maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut".
QS. 16:052 Dan kepunyaan-Nya-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi, dan untuk-Nya-lah ketaatan itu selama-lamanya. Maka mengapa kamu bertakwa kepada selain Allah?

 Kalau semua tadi dilakukan dengan saling Ridha antara hamba dengan Rabb nya, maka baru Allah akan mencintai hamba Nya dengan memberikan Keridhaan dan Kesyukuran.

QS. 4:125 Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.

QS. 98:008 Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

QS. 2:158 Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah . Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-'umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri  kebaikan lagi Maha Mengetahui.

So....sekarang apakah kita akan mencintai seseorang atau Allah, atau kita ingin dipilih dan ditunjuk oleh Allah untuk menebarkan Kasih Sayang. Monggo... Life is choice...

Jadi ingat seseorang yang sedang galau dengan selalu memasang picture di BB pasangan hidupnya nya dengan bahasa allay, karena rasa cemburu yang muncul saat si pasangan hidupnya  lebih berbahagia bila kumpul dengan sahabat nya dibandingkan dengan keluarga (versi dia).. dan juga jadi ingat mutiara cantik ku yang sedang galau karena terpesona dengan seseorang yang sesuai dengan kriteria nya....tetapi seseorang nya itu sedemikian cuek terhadap nya, apalagi perasaan nya.

Samar...aku hadiahkan senandung nya Ariel untuk mereka berdua, Semoga Allah segera memberikan kepahaman tentang Cinta dan Kasih Sayang.

Dan terjadi lagi
kisah lama yang terulang kembali
kau terluka lagi
Dari cinta rumit yang kau jalani

Aku ingin kau merasa
kamu mengerti aku mengerti kamu
aku ingin kau sadari
Cintamu bukanlah dia

Dengar laraku
Suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku dirimu

Ku ada di sini
Pahamilah kau tak pernah sendiri
Karena aku selalu
Didekatmu saat engkau terjatuh

Dengar laraku
Suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku
menyentuh laramu
Semua lukamu telah menjadi milikku
karena separuh aku dirimu

                                                                                         HSB, 15 November 2012


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda